Norman Kamaru Akhirnya Lancarkan Klip Video

KEHADIRAN Brigadir Polisi Satu Norman Kamaru menjadi warna tersendiri dalam jagad hiburan Indonesia. Genap seminggu video lipsing bergaya India-nya di Youtube, Norman kembali hadir dengan lagu terbaru berjudul Cinta Farhat.

Apakah itu menandakan Norman serius melenggang ke dunia tarik suara?

Bagaimanapun, klip video Norman yang terdapat di http://www.youtube.com telah dikunjungi lebih dari 700 ribu orang sejak diupload Senin lalu.

Fenomena anggota Brimob Polda Gorontalo itu muncul setelah ia beraksi dengan menyanyikan lagu India Chaiya-Chaiya secara lipsing di YouTube bulan silam. Saat itu, ia mengenakan seragam di pos polisi. Norman pun menuai pujian atas talentanya itu.

Sebelum ini Norman mendapat teguran dan ancaman dari pihak atasannya dan dikenakan sanksi untuk menanyi dikhalayak anggotanya. Walau bagaimanapun telah terjadi gerakan mediabaru untuk membelanya.

Briptu Norman Dapat 'Arahan Khusus'

Terakhir, Norman kembali beraksi dengan menyanyikan lagu ciptaan pengacara Farhat Abbas. Norman bernyanyi dengan lagunya sendiri. Ternyata Norman tengah merekam suaranya di sebuah studio. Ia pun bernyanyi di dalam mobil. Seorang perempuan berambut panjang menjadi model dalam video tersebut.

Ada yang mengkritik judul dan isi lagu. Ada pula yang memberi dukungan atas lagu tersebut.

Joget Chaiyya Chaiyya yang dibawakan oleh Briptu Norman Kamaru membawa berkah. Pasalnya, gara-gara videonya, ia menjadi selebriti mendadak dengan menjadi bintang tamu stasiun televisi.

Bahkan, ia mendapatkan sebuah penghargaan dari Universitas Bung Karno (UBK) berupa biasiswa dan sebuahmotor lantaran aksinya yang membuat inspirasi bagi banyak gulungan muda untuk berbuat yang positif. “Saya mengucapkan terima kasih dan saya senang dengan pemberian biasiswa pendidikan yang diberikan Universitas Bung Karno,” ujar Briptu Norman di Aula Universitas Bung Karno, Cikini, Jakarta, semalam.

Meski begitu, Norman belum tentu boleh mengambil biasiswa yang diberikan pihak UBK. Selain harus mendapat izin dari atasan, rumah Norman yang berada di Gorontalo, menjadi masalah tersendiri. “Saya belum tahu akan tinggal di Jakarta atau tidak. Saya belum tahu, lihat saja nanti,” katanya.

Ternyata sekali kesan media baru keatas kehidupan harian kita. Ini yang ingin kami tampilkan untuk renungkan kita bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: